News  

Penyaluran BPNT Diduga Sarat Intimidasi Pemuda Cikedal Ancam Gelar Unjuk Rasa

PANDEGLANG, BANTEN,,- Diduga adanya intervensi sekaligus Intimidasi dilakukan oknum pegawai Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2022, menuai sorotan kalangan aktivis setempat.

Salah satunya reaksi aktivis yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pemuda Cikedal (FSPC), berencana akan menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) ke Kantor Kecamatan Cikedal, pada Rabu 02 maret 2022, mendatang.

Aris Doris kepada awak media mengatakan, aksi unjuk rasa yang akan digelar para pemuda Cikedal merupakan bentuk kegelisahan masyarakat terkait adanya dugaan ulah oknum kecamatan yang telah mengintimidasi masyarakat penerima bantuan.

Dikatakan Doris, penyaluran BPNT itu, KPM seolah dipaksa untuk menukarkan uang bantuannya dengan sembako yang harganya cukup pantastis jauh lebih mahal dari harga pasar.

“Sudah cukup kami diam, perlakuan oknum kecamatan sudah diluar batas kewajaran” ungkap Doris

Doris juga menyesalkan intimidasi yang dilakukan oknum kecamatan kepada KPM. Bahkan kata Doris pada penyaluran BPNT lalu, dimana masyarakat KPM menerima uang bantuan dari pos, namun masyarakat hanya menandatangani berita acara penerimaan uang bantuan tersebut, selanjutnya masyarakat dipaksa menukarkan dengan sembako yang sudah disediakan oknum kecamatan tersebut.

Ditempat yang sama Aning selaku korlap aksi unjuk rasa menyampaikan intimidasi tersebut bukan hanya kepada masyarakat, akan tetapi kepada pihak kepala desa pun dipaksa harus menerima sembako yang dikirim oleh orang suruhan oknum kecamatan.

“Perlakuan oknum kecamatan kepada masyarakat cikedal merupakan penjajahan yang tersistem, mereka menfaatkan kekuatan jabatannya dengan menakut-nakuti kepala desa dan masyarakat” uangkapnya

Hal senada dikatakan, Ketua Forum Silaturahmi Pemuda Cikedal, A Rozak, bahwa aksi unjuk nanti merupakan sesi perkenalan dengan pejabat baru.

“Kami memanggil seluruh pemuda cikedal yang memiliki sikap kritis, untuk ikut peduli dan prihatin melihat kondisi kampung halaman yang terjajah, ini sesi perkenalan kami dengan camat dan kesos kecamatan cikedal yang baru” pungkas Rozak

Dari pantauan awak media di lapangan diketahui penyaluran BPNT di Wilayah Kecamatan Cikedal dilaksanakan pada Jum’at 25 Februari 2022, yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia secara tunai, dengan besaran bantuan setiap KPM, Rp. 600 ribu untuk tiga pagu, Januari, Februari dan Maret tahun 2022. ***