News  

Diduga Lemah Pengawasan Proyek Coor Beton Jasinga – Cigudeg Disoal ?

JAWA BARAT, – Proyek pembangunan coor beton di ruas jalan Jasinga-Cigudeg dibawah Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah V Provinsi Jawa Barat, inisial SFS dan PPK  5.2 MMP dipersoalkan masyarakat.

 

Pasalnya, pekerjaan proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesipikasi, karena dalam pekejaan terdapat retak-retak.

“Pembangunan jalan coor beton Jasing-Cigudeg diduga dikerjakan asal-asalan alias tidak sesuai bestek. Coba saja lihat baru saja dikerjakan sudah retak-retak, apalagi diluar garis segmen kenapa harus pecah?, tegas Apandi Jarkasih salah seorang Pemantau pembangunan propinsi Jawa Barat (P3JB) kepada awak media, Sabtu (15/04/2022).

Menurut Apandi, berdasarkan hasil investigasi pihaknya di lapangan pekerjaan proyek coor beton Jalan Jasinga-Cigudeg itu akibat lemahnya pengawasan dari pihak satker tersebut.

“Bahkan kami mensinyalir ada dugaan main mata antara pihak pelaksana dengan oknum PPK Satker. Kami minta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat tidak tutup mata soal ini,” katanya lagi.

Dikatakan Apandi, dari analisa dan pengamatan hasil investigasi P3JB, kemungkinan dasar dari agregat tidak memenuhi spek.

“Agregat dicampur sirtu, sehingga dasarnya bergerak maka menimbulkan keretakan di beton. Dan saya sudah lihat yang retak-retaknya, apapun alasanya itu akibat lemah pengawasan,” bebernya, seraya menambahkan pihaknya akan membuat laporan pengaduan hasil  investigasinya tersebut pada pihak terkait termasuk penegak hukum. “Kami berharap semua pihak terutama penegak hukum tidak tutup mata dengan laporan masyarakat,” harapnya.

Sementara Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah V Provinsi Jawa Barat, inisial SFS dan PPK  5.2 MMP dan PPK belum bisa dimintai keterangan. (Red)

Penulis: DenEditor: Andang