PATIA, PANDEGLANG – Dari Desa Pasirgadung dan Desa Simpang Tiga Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang langkah kecil dimulai. Sejak tanggal 15 Juli kemarin dan akan berakhir pada tanggal 13 Agustus 2026, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) ke 129, hadir di tengah masyarakat.
Terlihat sederhana, cangkul menghantam tanah, batu disusun rapi ke badan jalan, godam menempa batu, palu memaku genteng rumah warga. Tapi di balik itu, ada harapan besar yang sedang dibangun.
Kodim 0601 Pandeglang bersama pemerintah Kabupaten Pandeglang serta warga Desa Pasirgadung dan Desa Simpang Tiga, bahu membahu menyelesaikan sasaran TMMD.
Di bidang infrastruktur, Satgas TMMD bersama warga berhasil membangun dan memperbaiki ruas jalan poros desa.Jalan yang dulu hanya memiliki lebar jalan 4 meter kini bertambah menjadi 6 meter, bahkan yang dulunya becek dan memaksa warga memutar jauh, kini diharapkan dapat menjadi akses cepat menuju sekolah, pasar, dan puskesmas, serta aktivitas warga lainnya.
Sebanyak unit Rumah Tidak Layak Huni milik warga juga tengah dalam direhabilitasi. Ditambah pembangunan beberapa unit MCK tak luput dari perhatian TNI kita.
TMMD tidak hanya membangun fisik. Namun kegiatan sosial lainnya pun menjadi prioritas seperti, Pengobatan gratis, dan penyuluhan stunting digelar di Balai Desa Pasirgadung. Anak-anak sekolah mendapat materi wawasan kebangsaan dan bela negara. Ibu-ibu PKK belajar tentang kesehatan keluarga.
“Ini bukan sekadar bangun jalan. Ini kami bangun masa depan anak-anak kami,” ujar Imam Somantri warga Desa Pasirgadung, Kamis (16/7/2026).
Komandan Kodim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Ritonga SE, menegaskan semangat TMMD adalah semangat Indonesia.
“Dari Pasirgadung dan Simpang Tiga ini kita buktikan, langkah kecil di desa akan berdampak besar untuk bangsa. Ketika desa kuat, maka Indonesia kuat,” tegasnya
Bupati Pandeglang, Hj R Dewi Setiani SE MM mengapresiasi sinergi ini. “Terima kasih TNI. Inilah wujud nyata kehadiran negara. Mari kita rawat bersama hasil pembangunan ini,” ujarnya.












