KADUHEJO, PANDEGLANG, – Lagi-lagi persoalan sepele berujung pidana. Seorang pemuda di Kabupaten Pandeglang menjadi korban pengeroyokan hanya karena salah faham terkait satu butir durian, Minggu dini hari (16/8/2026), Pukul 00.30 WIB
Korban berinisial R 30 tahun, warga Kampung Lancar Desa Sukamanah Kecamatan Kaduhejo, dikeroyok 10 orang pemuda di sebuah kebun durian di Kampung Lancar. Ia dikira mengambil durian milik para pelaku.
Menurut keterangan korban, ia bersama temannya menemukan durian jatuh di belakang Dapur SPPG di Kampung Lancar. Padahal durian yang ia temukan bukanlah durian milik para pelaku melainkan milik bosnya owner dapur SPPG dimana ia bekerja. Tanpa prasangka, ia pun memungutnya untuk dibawa pulang.
“Belum sempat saya jelaskan, tiba-tiba saya dituduh maling. Mereka sekira 10 orang langsung mengejar saya dan 4 orang mencekik Leher yang lainnya megangin kedua tangan saya,” ujar R saat ditemui di RSUD Berkah Pandeglang usai menjalani visum, Minggu (16/8/2026), sekira Pukul 19.00 WIB
Akibat perbuatan para pengeroyok, korban mengalami luka lebam serta goresan tipis di bagian leher dan punggung.
Peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan itu pun dilaporkan korban ke Mapolsek Banjar. Dan kini kasus tersebut dalam penanganan kepolisian sektor Banjar, Polres Pandeglang, Polda Banten.
“Saya berharap pelaku berinisial K dan pelaku lainnya mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya, ” Cetus R
Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait perkembangan hasil penyelidikan kasus tersebut. Kendati media ini, sempat konfirmasi melalui pesan WhatsApp ke Kapolsek Banjar, namun tidak ada jawaban atau pun balasan.
Wartawan: Dg, Editor: Red

Tinggalkan Balasan