Hukum  

Panitia Lomba Galatama Diduga Curang Peserta Kecewa Dirugikan Jutaan Rupiah

LEBAK, BANTEN, – Peserta lomba pancing Galatama Pemancingan SANTEBA Telaga Selat Sunda di Desa Baros Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak merasa kecewa terhadap panitia pelaksana lomba yang diduga melakukan kecurangan saat penimbangan ikan, Minggu (24/04/2022).

Bahkan peristiwa itu pun menimbulkan keributan cek cok adu mulut antara peserta dan panitia, lantaran peserta tidak terima dengan keputusan panitia yang dianggap telah merugikan peserta.

Kepada dialektikanews.com, Yudi selaku peserta lomba yang mengaku dirugikan panitia mengatakan, kalau dirinya tidak terima atas hasil keputusan panitia yang dinilai tidak profesional dan berbau aroma curang.

“Harusnya yang menjadi juara kedua itu saya dengan berat timbangan ikan sebanyak 4,26 Kg, dan itu sudah sangat jelas terbukti dari timbangan awal dan disaksikan banyak orang ketika tayang di monitor timbangan,” kata Yudi

Lebih lanjut jelas Yudi, panitia terkesan dalam melakukan penimbangan tidak lah fair, karena hasil timbangan awal tidak diterima dengan alasan ketika itu terjadi petir sehingga dinyatakan panitia timbangan eror, akhirnya ditimbang kembali untuk kedua kali, namun disesalkan hasilnya berat timbangan merosot hingga mencapai 4.06 Kg, dan susut sekitar 200 gram, dan itu juga diduga akibat terlalu lama digantung sebelum ditimbang.

“Disini keliatan ada permainan panitia dengan alasan klasik dan tak masuk akal eror timbangan disebabkan akibat hantaran petir. Padahal petir saat itu tidaklah dahsyat, bisa saja itu hanya sebatas alibi panitia,” tutur Yudi

Ketika ditanyakan jumlah hadiah lomba Yudi menjelaskan, untuk hadiah Juara I sebesar Rp.25.000.000 (Dua Puluh Lima Juta Rupiah) Juara II Rp. 17.500.000, (Tujuh Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), dan Juara III Rp 12.000.000 (Dua Belas Juta Rupiah).

“Lomba dengan hadiah sebesar itu peserta dipungut biaya pendaftaran Rp. 5 Juta. Tapi dalam hal itu saya tidak keberatan, yang saya sesalkan timbangan dinyatakan eror karena petir dan itu saya kira hanya alasan panitia saja,” pungkasnya

Hingga berita ini dimuat, dialektikanews.com, belum sempat konfirmasi kepada pihak panitia penyelenggara lomba. ( Tim )