Mobil Box Diduga Bermuatan BBM Solar Terjungkal di Ruas Jalan Panimbang – Labuan

Mobil Box Yang Diduga Bermuatan Solar Ilegal Bernopol B 7997 TB
Mobil Box Yang Diduga Bermuatan Solar Ilegal Bernopol B 7997 TB

PANDEGLANG, โ€“ Sebuah mobil box dengan Nopol B 9797 TB mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Panimbangโ€“Labuan, tepatnya di kawasan Torogong, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (19/7/2026), Pukul 20.00 WIB.

Kendaraan yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar itu terguling setelah diduga kehilangan kendali dan menabrak sebuah tiang telepon di tepi jalan.

Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar maupun para pengguna jalan yang melintas. Setelah kendaraan terguling, sejumlah wadah yang diduga berisi Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis solar itu pun pecah sehingga cairannya tumpah dan mengalir ke badan jalan.

Dalam waktu singkat, lokasi kejadian dipenuhi warga yang datang membawa derigen, ember, botol, hingga wadah lain untuk dijadikan tempat memungut solar yang berceceran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, mobil box tersebut melaju dari arah Labuan menuju Panimbang. Saat melintas di kawasan Torogong.

Kendaraan diduga kehilangan kendali hingga keluar jalur dan menghantam tiang telepon di sisi kiri jalan. Benturan yang cukup keras menyebabkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan sebelum akhirnya terguling.

Kondisi itu pun menyebabkan permukaan aspal menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, khususnya pengendara sepeda motor. Selain itu, tumpahan BBM juga menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berisiko memicu kecelakaan lanjutan apabila tidak segera ditangani.

Salah seorang warga yang berada di lokasi mengatakan peristiwa itu terjadi begitu cepat.

“Mobil datang dari arah Labuan menuju Panimbang. Tiba-tiba menabrak tiang telepon, kemudian oleng dan akhirnya terguling. Setelah itu terlihat solar tumpah ke jalan,” ujar seorang saksi yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sejumlah warga menduga kendaraan tersebut mengangkut BBM jenis solar tanpa dokumen yang sah atau diduga merupakan BBM ilegal.

Namun demikian, dugaan tersebut masih berdasarkan informasi yang berkembang di lokasi kejadian dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum mengenai legalitas muatan yang dibawa kendaraan tersebut.

Selain itu, belum diketahui secara pasti jumlah muatan BBM yang diangkut maupun tujuan distribusinya. Identitas pengemudi, pemilik kendaraan, dan pihak yang bertanggung jawab atas muatan tersebut juga belum diumumkan secara resmi oleh aparat berwenang.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan, kondisi pengemudi, maupun hasil pemeriksaan awal terhadap kendaraan dan muatan yang dibawanya.

Oleh karena itu, seluruh informasi terkait dugaan pengangkutan BBM ilegal masih berada dalam tahap penyelidikan dan belum dapat disimpulkan.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait pentingnya pengawasan terhadap distribusi dan pengangkutan bahan bakar minyak di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Pengawasan yang optimal dinilai penting untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mencegah potensi penyalahgunaan distribusi bahan bakar bersubsidi maupun non-subsidi.

 

 

Wartawan: Dedi, Editor: Andang Suherman