PT Kenzione Terima Pujian dari Agen E – Warong BPNT Desa Sukawaris Cikeusik

  • Bagikan

PANDEGLANG, BANTEN, – Disela kesibukannya mempersiapkan komoditi sembako Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Bantuan Sosial Pangan (BSP), Atep selaku Agen/ E Warong mengaku merasa puas dan nyaman bekerjasama dengan PT Kenzione selaku penyedia barang atau suplier.

“Ya begini pak kalau sudah mendekati jadwal penyaluran saya dan keluarga pasti sibuk menyiapkan menu sembako untuk dibagikan kepada KPM,” tandas Atep saat ditemui dialektikanews.com di Kediamannya, Jumat (5/11/2021).

Dikatakan Atep, untuk penyaluran sembako BPNT di Wilayah Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang sesuai jadwal akan dilaksanakan pada Hari Minggu Tanggal 7 November 2021.

Untuk itu kata Atep persiapan komoditi berdasarkan permohonan atau permintaan KPM harus sudah tersedia dari sekarang.

“Persiapan komoditi memang harus dari sekarang pak, karena ini program pemerintah yang sudah diatur mekanismenya dalam Pedoman Umum (Pedum), harus memenuhi prinsip 6 T, yakni, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas, tepat kuantitas, tepat administrasi, dan tepat sasaran.

“Saya tidak mau mengecewakan KPM, dan hal ini juga saya sampaikan kepada PT Kenzione selaku mitra, agar menyuplai barang yang memiliki mutu dan kualitas,” tandasnya

Ketika ditanya alasan apa yang menjadi kepuasan dan kenyamanan bermitra dengan PT Kenzione ? Ia mengatakan, alasan yang paling mendasar adalah setiap penyaluran PT Kenzione selalu konsisten menyuplai sembako dengan komoditi yang berkualitas.

“Alhamdulillah selama saya bekerjasama dengan PT Kenzione tidak ada KPM yang komplain atau kecewa terhadap komoditi yang diterimanya,” cetus Atep

Atep juga memuji pihak management PT Kenzione yang menurutnya sangat baik dan selalu membantu agen bilamana ada sesuatu hal tentang regulasi program yang belum dapat dimengerti.

Bahkan tambah Atep ada sebuah kebanggaan bagi dirinya dari managemen PT Kenzione, disaat ada komoditi rusak atau kurang kualitas, bila ada laporan, mereka cepat merespon dan langsung menggantinya.

“Itu pernah saya alami, ketika ada komoditi sayuran yang kurang bagus, tidak makan waktu lama mereka cepat menggantinya. Ini kan Program, telat sedikit dan tak sesuai jadwal bisa- bisa langsung ada di koran dengan judul Program BPNT tidak tepat waktu ! Itu yang selalu saya jaga,” papar Atep dengan nada sedikit bercanda kepada dialektikanews.com***

  • Bagikan